Rendang ooh Rendang
Brukk!! "Astaga, Gareng! Kamu nggak apa-apa?" tanya Petruk Gareng hanya tersenyum meskipun raut wajahnya menunjukkan bahwa ia sedikit terkejut. "Maaf, teman-teman. Aku ingin mengambil sendokku yang terjatuh tapi malah akunya yang ikut jatuh." Bagong kemudian membantu Gareng duduk kembali di bangkunya. "Hati-hati, ya Gareng. Kamu kan harus menjaga badanmu dengan baik." "Iya, terima kasih ya, Bagong. Yuk, kita kembali makan," kata Gareng Huff, hampir saja terjadi masalah. Seperti yang teman-teman tau, Gareng memang memiliki keterbatasan fisik di bagian tangannya, maka dari itu ia selalu mengalami kesulitan jika ingin mengambil atau memegang sesuatu. Aduh, gara-gara terlalu asyik menyantap rendang, kami jadi melupakan kawan kami. Teman-teman, jangan seperti Petruk, Semar, dan Bagong barusan, ya. Karena terlalu terlena terhadap sesuatu, kami jadi melupakan apa yang seharusnya kami jaga. "Lain kali kalau kesulitan, ja...